7 September 2026 – Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series kembali memperluas ruang pertemuan bagi pelaku industri melalui IEE Series Engineering Week 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, penyelenggaraan tahun ini mempertemukan berbagai sektor strategis melalui rangkaian pameran, forum industri, dan program on the spot yang membahas perkembangan teknologi serta kebutuhan industri masa depan.
Dengan area pameran mencapai 108.000 meter persegi, IEE Series Engineering Week 2026 menghadirkan lebih dari 2.000 perusahaan peserta dari 39 negara dan wilayah serta menargetkan lebih dari 75.000 pengunjung pameran. Skala tersebut menunjukkan posisi IEE Series sebagai salah satu platform pertemuan industri yang mempertemukan penyedia teknologi, pelaku usaha, asosiasi, profesional, hingga pemangku kepentingan dari berbagai sektor.
“Skala penyelenggaraan tahun ini menunjukkan bagaimana IEE Series terus berkembang sebagai platform pertemuan bagi berbagai pelaku industri. Dengan 2.000+ perusahaan peserta dan target lebih dari 75.000 pengunjung pameran, kami melihat kebutuhan yang semakin besar terhadap ruang yang dapat mempertemukan pelaku industri, penyedia teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dalam dunia industri, melihat perkembangan solusi terbaru, serta membangun peluang bisnis dan kolaborasi,” ujar Hanung Hanindito, Deputy Event Director Pamerindo Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers IEE Series 2026 yang digelar di Plataran Hutan Kota, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).
IEE Series Engineering Week 2026 menghadirkan sejumlah pameran yang mencakup sektor konstruksi, pertambangan, energi, pengelolaan air limbah, kebencanaan, beton, hingga industri metalurgi. Integrasi berbagai sektor ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat perkembangan teknologi dan solusi industri dari berbagai perspektif.
Construction Indonesia menjadi salah satu pameran utama yang menampilkan teknologi konstruksi modern, teknik infrastruktur, serta inovasi material bangunan. Sementara itu, Mining Indonesia menghadirkan peralatan dan teknologi pertambangan dengan fokus pada otomatisasi, efisiensi operasional, serta praktik tambang berkelanjutan.
Pada sektor energi, Oil & Gas Indonesia menjadi ajang B2B yang mempertemukan pelaku industri dengan teknologi eksplorasi, produksi, dan pengerjaan lepas pantai untuk sektor energi fosil dan transisi energi.
Sektor pengelolaan sumber daya juga hadir melalui Water Indonesia yang menampilkan teknologi pengolahan air bersih, manajemen limbah industri, serta solusi sanitasi berkelanjutan. Sementara ADEXCO atau Asia Disaster Management & Civil Protection Expo menghadirkan teknologi manajemen bencana, sistem peringatan dini, dan solusi perlindungan sipil.
Kemudian, pada sektor konstruksi spesifik, Concrete Show SEA Indonesia menghadirkan solusi beton dan bekisting, termasuk teknologi konstruksi pracetak, green concrete, serta teknologi pencetakan 3D. Sementara GIFA & METEC Indonesia menghadirkan teknologi pengecoran logam, pengerjaan baja, serta otomatisasi metalurgi presisi.
Selama penyelenggaraan, IEE Series menghadirkan 6 hybrid stages dengan 26 sesi seminar dan melibatkan 206 thought leaders. Program tersebut juga mendapatkan dukungan dari 49 asosiasi yang merepresentasikan berbagai sektor industri.
Sejumlah asosiasi yang turut memberikan insight antara lain Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO), Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA), Asosiasi Industri Pengecoran Logam Indonesia (APLINDO), Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia atau Indonesia Mining Services Association (ASPINDO-IMSA), Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Nasional (ASPERMIGAS), Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I), serta Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI).
Berbagai topik yang dihadirkan mencerminkan kebutuhan industri untuk meningkatkan efisiensi, adopsi teknologi, keberlanjutan, dan daya saing. Program on the spot juga mencakup pembahasan mengenai transformasi digital alat berat, BIM, kecerdasan buatan dalam industri beton, efisiensi energi, pengelolaan air, hingga ketahanan terhadap bencana.
Dengan mempertemukan ribuan perusahaan, puluhan negara dan wilayah, ratusan thought leaders, serta puluhan asosiasi industri, IEE Series Engineering Week 2026 menjadi ruang bagi berbagai pemangku kepentingan untuk melihat perkembangan teknologi sekaligus memahami arah perubahan industri.
Tema “Sustainability for Industrial Transformation” menjadi landasan dalam penyelenggaraan tahun ini. Pendekatan tersebut menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari proses transformasi industri, mulai dari penggunaan teknologi, peningkatan efisiensi operasional, pengembangan infrastruktur, hingga penguatan kapasitas pelaku industri.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif keberlanjutan yang diterapkan selama penyelenggaraan IEE Series 2026. Gerakan ini mencakup pengelolaan sampah melalui Waste Cycle, pengurangan emisi melalui Green Travel dan kendaraan listrik, serta pemanfaatan energi melalui Wise Energy.
Selain itu, IEE Series 2026 juga mendorong lingkungan acara yang inklusif melalui Inclusivity & Wellbeing dan Connecting the Disconnected. Berbagai inisiatif tersebut memperkuat upaya IEE Series dalam menghadirkan penyelenggaraan yang lebih berkomitmen terhadap lingkungan, masyarakat, dan perkembangan industri.
Rangkaian program yang berlangsung selama 9–12 September 2026 juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengikuti diskusi sektoral dan bertemu langsung dengan pelaku industri dari berbagai bidang. Jadwal onsite programme mencakup agenda yang tersebar di sejumlah stage, termasuk B3 Stage, D2 Stage, GFSR Stage, serta Indonesia Water Forum.
Melalui skala penyelenggaraan dan cakupan sektor yang semakin luas, IEE Series Engineering Week 2026 diharapkan menjadi ruang untuk mempercepat pertukaran pengetahuan, memperluas jaringan bisnis, dan membuka peluang kolaborasi lintas industri. Kehadiran berbagai teknologi dan pemangku kepentingan dalam satu rangkaian juga memperkuat peran IEE Series dalam mendukung perkembangan industri Indonesia yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.
Ingin mengetahui lebih banyak tren, strategi, dan inovasi terbaru di industri konstruksi? Manfaatkan kesempatan untuk terhubung langsung dengan para pelaku industri serta menemukan berbagai peluang kolaborasi dengan cara klik tautan berikut: Pra-registrasi di sini!
Bergabunglah bersama kami dalam pameran Construction Indonesia & Concrete Show SEA Indonesia. Kunjungi website kami di https://www.constructionindo.com/ untuk mendapatkan informasi terkini seputar inovasi konstruksi, teknologi beton, dan sektor terkait lainnya. Ikuti juga akun Instagram @construction.concrete.indo untuk mendapatkan update pameran dan insight menarik seputar industri konstruksi.